Sebagian besar email jenis ini adalah hoax atau bohong. Dipikir secara logika pun sangat tidak mungkin sebuah perusahaan besar, Sony Ericsson atau Microsoft misalnya, melakukan promosi lewat email tanpa pemberitahuan resmi apapun di situs mereka atau media massa lainnya. Dan bagaimana bisa dengan mengirim email dapat memberikan sumbangan bagi seseorang tanpa adanya referensi yang cukup jelas? Yang terjadi malah menambah kemacetan lalu lintas data akibat banyaknya email tidak penting yang harus dikirim.
Cara yang paling mujarab untuk mengetahui kebenaran undangan ini adalah mendatangi situs resmi produk yang dimaksud dan mencari berita yang dimaksud, bisa dengan mengecek di website resmi maupun kita cari informasi di search engine. Jangan mengirim pertanyaan kepada orang/pihak yang beralamat email yang dimaksud di dalam pesan ajakan tersebut. Yang jelas, jangan menuruti anjuran siapapun untuk begitu saja mengirimkan email ke banyak orang. Selain akan mengganggu si penerima dengan email yang begitu panjang (karena banyaknya data tentang si penerima dan si penerus email), tentunya anda tidak ingin dicap negatif oleh teman yang menerima email anda.
Tidak perlu takut dengan ancaman seperti : "Jika anda tidak meneruskan email ini, maka anda akan mengalami nasib buruk". Atau mungkin jika kita suka dengan isinya yang berkesan, kita edit sebagian dari email tersebut yang berbobot dan hapus saja bagian 'Ancaman'nya. Dengan demikian kita sudah membantu menghentikan email hoaks dan lebih selektif dalam mengirim email.
Referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Phishing
http://en.wikipedia.org/wiki/Urban_legend
http://id.wikipedia.org/wiki/Surat_berantai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar